Maret 2010 Laporan Kegiatan

Seminar Pengajar di Kulon Progo

Seminar Pengajar di Kulon Progo

Salah satu kendala yang kita hadapi dewasa ini dalam bidang pendidikan anak adalah kurangnya materi yang bermutu. Materi pendidikan dalam bahasa Indonesia yang dapat membantu pembentukan karakter anak, yang mengajarkan nilai-nilai moral dalam kehidupan sehari-hari dan cara berkomunikasi serta memahami orang lain sangat dibutuhkan. Anak-anak adalah harapan masa depan, oleh karena itu mereka perlu diberi semangat dan diberi tantangan dengan cara yang positif.

Seminar yang padat informasi ini berlangsung pada tanggal 29-31 Maret 2010 ditujukan untuk 300 guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dari desa-desa yang penduduknya berpenghasilan minimal di Kulon Progo, Jawa Tengah. Setiap hari seminar dihadiri oleh 100 orang guru. Berkat bantuan para sponsor kami dapat membekali setiap guru dengan 3 keping VCD yang berisi 6 episode Loteng Ajaib, dilengkapi dengan 3 buah Buku Kegiatan yang berhubungan dengan ke-6 episode dan sebuah Buku Panduan untuk guru tentang cara penggunaan program.

Guru-guru yang hadir untuk mengikuti seminar dan pelatihan juga menerima sertifikat. Ada bagian dari seminar mengenai cara mengikut-sertakan Episode Loteng Ajaib ke dalam kurikulum yang disertai dengan loka karya dalam topik ini selain juga informasi bagaimana anak belajar dan bermacam-macam metode pengajaran.

Materi telah diterjemahkan dan diproduksi ke dalam bahasa Indonesia. Seminar ini sangat bermanfaat bagi komunitas dan para pengajar sangat menghargai materi yang tersedia terutama karena kelompok PAUD biasanya sangat sederhana dan diselenggarakan di rumah-rumah pengajar atau balai desa. Program ini masih terbilang baru di seluruh Indonesia dan layak didukung dan dikembangkan.

Tanpa bantuan Anda, kegiatan ini tidak dapat terlaksana dan kami merasa sangat terhormat dapat mengadakan program ini.


Penanggulangan Bencana di Jawa Barat

Penanggulangan Bencana di Jawa Barat

Bulan ini Family Care Indonesia mengunjungi kembali lokasi yang mengalami gempa bumi sebesar 7.0 pada skala Richter di Pangalengan, Jawa Barat. Ini adalah kunjungan kami yang ke empat kalinya semenjak bulan September ketika gempa pertama kali melanda.

Kami juga meninjau daerah Ciwidey, Jawa Barat yang baru saja mengalami bencana tanah longsor, mengadakan survei untuk melihat sekiranya ada yang dapat kami bantu untuk para korban yang kehilangan tempat tinggal dan sanak keluarga. Pada kesempatan ini kami juga menyalurkan bantuan berupa satu ton beras dan kebutuhan pangan lainnya sumbangan dari rekan-rekan dermawan.